Punya bentuk mirip robot alien, Bacteriophage adalah 'virus baik' yang membunuh bakteri jahat. Harapan baru dunia medis pengganti antibiotik.
Mendengar kata "Virus", kita pasti langsung teringat pada penyakit, masker, dan pandemi. Wajar saja, reputasi virus memang buruk di mata manusia.
Namun, tahukah kamu bahwa di dunia mikroskopis sana, ada jenis virus yang justru diciptakan untuk menjadi pembunuh berantai bagi bakteri jahat?
Perkenalkan Bacteriophage (atau disingkat Phage). Virus dengan bentuk paling aneh, sekaligus harapan terbesar dunia medis di masa depan.
Penampilan Seperti Alien Robot
Jika kamu melihat bentuknya di bawah mikroskop elektron, kamu mungkin tidak percaya ini adalah makhluk biologis. Bentuknya persis seperti Lunar Lander (pesawat pendarat bulan) atau robot nanoteknologi buatan alien.
| Gambar 1. Ilustrasi Virus Bacteriophage |
Ia memiliki "Kepala" berbentuk ikosahedron (segi banyak) yang berisi DNA, "Leher" seperti jarum suntik, dan "Kaki-kaki" serabut yang berfungsi sebagai alat pendaratan. Desain ini sangat efisien dan menyeramkan—setidaknya bagi bangsa bakteri.
Mesin Pembunuh Spesialis
Nama Bacteriophage secara harfiah berarti "Pemakan Bakteri".
| Gambar 2. Ilustrasi Bacteriophage Menempel di Bakteri |
Cara kerjanya sangat brutal namun efektif. Virus ini akan "mendarat" di kulit bakteri menggunakan kaki-kakinya. Kemudian, ia menusukkan jarum lehernya dan menyuntikkan DNA-nya ke dalam tubuh bakteri.
Di dalam sana, DNA virus akan membajak sistem tubuh bakteri untuk memproduksi ribuan pasukan Phage baru. Ketika pasukan sudah siap, tubuh bakteri akan meledak (Lysis) dan hancur berkeping-keping.
Harapan Saat Antibiotik Tak Lagi Mempan
Kenapa virus ini disebut pahlawan?
| Gambar 3. Ilustrasi Bacteriophage Melawan Superbug |
Saat ini, dunia sedang menghadapi krisis "Superbug", yaitu bakteri jahat yang kebal (resisten) terhadap antibiotik. Obat-obatan manusia mulai tidak mempan.
Di sinilah Bacteriophage beraksi. Virus ini sangat spesifik; dia hanya membunuh bakteri jahat dan sama sekali tidak menyerang sel manusia. Para ilmuwan kini mengembangkan Terapi Fag (Phage Therapy) sebagai alternatif pengobatan masa depan untuk menyembuhkan infeksi yang tidak bisa disembuhkan oleh obat biasa.
Kesimpulan
Alam semesta selalu memiliki keseimbangan. Ada virus yang membuat kita sakit, tapi ada juga virus yang diciptakan untuk menjaga populasi bakteri agar tidak menguasai dunia. Bacteriophage adalah bukti bahwa tidak semua virus itu monster; beberapa di antaranya adalah penjaga mikroskopis yang bekerja dalam diam
Credit :
Penulis : Titis
Gambar dari Generate AI
Referensi
- National Institutes of Health (NIH) - Phage Therapy: Past, Present and Future
- Encyclopædia Britannica - Bacteriophage (Virus)
- Nature Microbiology - The Global Virome
Komentar