$type=grid$count=3$cate=0$rm=0$sn=0$au=0$cm=0 $show=home

Rahasia Kehidupan Bakteri yang Menetap di Sekitar Kita

BAGIKAN:

Menelusuri peran berbagai bakteri dalam keseharian manusia dari sistem pencernaan hingga proses pembuatan makanan fermentasi.

Bakteri yang Ada di Sekitar Kita

Bayangkan jika setiap permukaan yang kita sentuh, udara yang kita hirup, hingga makanan yang kita santap adalah sebuah kota metropolitan yang sibuk. Di sana, triliunan makhluk mikroskopis bekerja tanpa henti dalam harmoni yang luar biasa. Bakteri bukan sekadar penyebab bersin atau demam; mereka adalah tetangga setia yang berbagi ruang hidup dengan kita setiap detik dalam sehari.

Dalam dunia sains, keberadaan mereka yang ada di mana-mana disebut sebagai ubiquitous. Sebagian besar bakteri yang kita temui sehari-hari justru berperan sebagai pelindung, pengolah nutrisi, hingga penjaga ekosistem. Memahami siapa saja mereka akan mengubah rasa takut kita menjadi kekaguman terhadap bagaimana kehidupan mikroskopis mendukung kelangsungan hidup manusia.

Sahabat Setia di Dalam Sajian Piring Kita

Salah satu bakteri yang paling akrab dengan keseharian kita adalah kelompok Lactobacillus. Jika Anda penikmat yogurt, kimchi, atau tempe, maka Anda telah bekerja sama dengan bakteri baik ini. Mereka bekerja dengan cara mengubah gula menjadi asam laktat melalui proses fermentasi. Proses ini tidak hanya membuat makanan menjadi lebih awet dan lezat, tetapi juga menciptakan lingkungan yang tidak disukai oleh bakteri jahat.

Bakteri Lactobacillus yang Ada didalam Yogurt
Gambar 1. Ilustrasi Bakteri Lactobacillus yang Ada didalam Yogurt

Di dalam tubuh, Lactobacillus menetap di sistem pencernaan sebagai probiotik. Mereka membantu memecah makanan yang sulit dicerna dan memastikan penyerapan nutrisi berjalan optimal. Tanpa kehadiran mereka, sistem imun kita akan jauh lebih lemah dalam menghadapi serangan patogen luar. Mereka adalah "koki pribadi" sekaligus "satpam" di dalam perut kita yang bekerja tanpa menuntut gaji.

Penjaga Garis Depan pada Permukaan Kulit

Saat Anda menyentuh wajah atau bersalaman, ada pasukan mikroskopis yang sedang berjaga di permukaan kulit Anda. Salah satunya adalah Staphylococcus epidermidis. Meskipun namanya terdengar teknis, bakteri ini adalah bagian dari flora normal kulit yang sangat penting. Mereka menempati ruang di pori-pori kulit sehingga bakteri jahat tidak memiliki tempat untuk tumbuh dan berkembang biak.

Bakteri Staphylococcus yang Berada dalam Kulit Manusia
Gambar 2. Ilustrasi Bakteri Staphylococcus yang Berada dalam Kulit Manusia

Bakteri ini juga memproduksi molekul yang membantu sistem imun kita untuk tetap waspada namun tidak bereaksi berlebihan. Hubungan simbiosis ini menjaga kulit kita tetap sehat dan terlindungi dari infeksi ringan. Inilah alasan mengapa mencuci tangan itu penting untuk menjaga kebersihan, namun keseimbangan mikroba alami pada kulit tetap menjadi kunci pertahanan tubuh yang paling utama.

Insinyur Tanah dan Sang Pencipta Aroma Hujan

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa tanah memiliki aroma yang begitu khas, terutama setelah hujan turun? Aroma yang disebut petrichor itu sebagian besar dihasilkan oleh bakteri bernama Streptomyces. Mereka hidup di dalam tanah dan berperan penting dalam menguraikan bahan organik yang mati menjadi nutrisi yang bisa diserap kembali oleh tanaman.

Bakteri Streptomyces Pada Wanginya Bau Hujan
Gambar 3. Ilustrasi Bakteri Streptomyces Pada Wanginya Bau Hujan

Lebih hebatnya lagi, Streptomyces adalah sumber utama bagi sebagian besar antibiotik yang kita gunakan saat ini, seperti streptomisin. Mereka memproduksi senyawa kimia untuk melawan bakteri lain di dalam tanah sebagai bentuk kompetisi alami, dan manusia memanfaatkan senyawa tersebut untuk mengobati infeksi. Mereka adalah insinyur lingkungan sekaligus apoteker alami yang menjaga kesuburan bumi kita.

Penghuni Setia di Jantung Sistem Pencernaan

Nama Escherichia coli atau E. coli sering kali terdengar menakutkan karena dikaitkan dengan keracunan makanan. Namun, faktanya, sebagian besar jenis E. coli adalah penghuni normal dan bermanfaat di dalam usus besar manusia. Mereka membantu tubuh memproduksi Vitamin K2, yang sangat krusial untuk proses pembekuan darah dan kesehatan tulang kita.

Bakteri Escherichia Coli yang menjadi Penghuni Asli Dalam Pencernaan Manusia
Gambar 4. Ilustrasi Bakteri Escherichia Coli yang menjadi Penghuni Asli Dalam Pencernaan Manusia

Keberadaan E. coli yang sehat juga mencegah kolonisasi bakteri berbahaya di dalam usus melalui kompetisi sumber daya. Masalah biasanya hanya muncul jika jenis E. coli dari luar (patogen) masuk ke dalam sistem kita melalui air atau makanan yang terkontaminasi. Dalam kondisi normal, mereka adalah mitra biologi yang memastikan metabolisme tubuh kita berjalan sesuai dengan jalurnya.

Kesimpulan

Bakteri adalah bagian tak terpisahkan dari eksistensi manusia. Dari makanan yang kita nikmati hingga udara yang kita hirup, mereka memberikan kontribusi yang sering kali tidak terlihat namun sangat vital. Memandang bakteri sebagai musuh adalah kesalahpahaman besar; mereka adalah mitra evolusi yang telah membantu manusia beradaptasi dengan lingkungan selama jutaan tahun.

Menjaga kesehatan mikroba di sekitar kita, baik melalui pola makan sehat maupun kebersihan yang proporsional, adalah kunci menuju hidup yang berkualitas. Mari kita terus belajar untuk menghargai peran setiap makhluk hidup, sekecil apa pun ukurannya. Karena pada akhirnya, kesehatan kita sangat bergantung pada kesejahteraan "tetangga-tetangga kecil" yang menetap di sekitar dan di dalam diri kita.


Credit Penulis : Titis Wicaksono Gambar Ilustrasi : Generate AI Referensi :
  • American Society for Microbiology - "The Role of Bacteria in Daily Life".
  • Nature Education - "Microbes and Human Health: The Microbiome".
  • National Institutes of Health (NIH) - "Probiotics: What You Need To Know".

Komentar

Nama

Bakteri,15,Fauna,23,Flora,23,Jamur,15,Virus,19,
ltr
item
Nature: Rahasia Kehidupan Bakteri yang Menetap di Sekitar Kita
Rahasia Kehidupan Bakteri yang Menetap di Sekitar Kita
Menelusuri peran berbagai bakteri dalam keseharian manusia dari sistem pencernaan hingga proses pembuatan makanan fermentasi.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh62lae_t_V6avaORwUaIFCJAqJVTaNOjWU1GHpZMFx0X2rEsSJXP-ZkVbuENDrZ73ZnwF3F7kwBTGtUmWiURg1u4LfFvqpcoaw3MMk8nVq41R-dhEa61EK6ngEvGPIq1WCmyUvGKIjWeT2glN0TABGQEyVKFQVGmIAw0EGqkIf9B6yUobOdp3ZNGwOk5E/s1600/bakteri-yang-ada-disekitar-kita.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh62lae_t_V6avaORwUaIFCJAqJVTaNOjWU1GHpZMFx0X2rEsSJXP-ZkVbuENDrZ73ZnwF3F7kwBTGtUmWiURg1u4LfFvqpcoaw3MMk8nVq41R-dhEa61EK6ngEvGPIq1WCmyUvGKIjWeT2glN0TABGQEyVKFQVGmIAw0EGqkIf9B6yUobOdp3ZNGwOk5E/s72-c/bakteri-yang-ada-disekitar-kita.jpg
Nature
https://www.nature.biz.id/2026/02/rahasia-kehidupan-bakteri-yang-menetap-di-sekitar-kita.html
https://www.nature.biz.id/
https://www.nature.biz.id/
https://www.nature.biz.id/2026/02/rahasia-kehidupan-bakteri-yang-menetap-di-sekitar-kita.html
true
9047469847686424546
UTF-8
Tampilkan semua artikel Tidak ditemukan di semua artikel Lihat semua Selengkapnya Balas Batalkan balasan Delete Oleh Beranda HALAMAN ARTIKEL Lihat semua MUNGKIN KAMU SUKA LABEL ARSIP CARI SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel yang anda cari Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec sekarang 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan lalu Fans Follow INI ADALAH KNTEN PREMIUM STEP 1: Bagikan ke sosial media STEP 2: Klik link di sosial mediamu Copy semua code Blok semua code Semua kode telah dicopy di clipboard mu Jika kode/teks tidak bisa dicopy, gunakan tombol CTRL+C Daftar isi